Alun alun. Lewati malam usai gerimis pucuk perpohonan dan rerumputan basah seperti menaburkan aroma cinta.
langit kelam terenyuh menatap rembulan yang termangu menanti rayuan bintang.
Nyanyian jangkrik diiringi deru mesin yang hingar-bingar, serasa malam ini tak berujung.
Ahhh, tilam lusuh hangatkan jasad, semua lelah dan resahpun terkubur disana.
malam itu, semestinya seluruh insan didunia meringkuk, terlena dan terbuai di belai kelam yang hantarkan mimpi indah.
Dibelahan bumi yang lain, hanya pengembara, penyair, pelukis malam dan gelandangan menikmati keindahan fenomena kelam. mereka berdoa dalam tawa agar malam jangan pergi.
Ananda ali
Pagelaran seni dan budaya KPU Kota pariaman
8 tahun yang lalu
